Pemupukan

Pemupukan

Pemupukan

Pemupukan

Pupuk merupakan sumber unsur hara utama yang sangat menentukan tingkat pertumbuhan dan produksi tanaman. Setiap unsur hara memiliki peranan masing-masing dan dapat menunjukkan gejala tertentu pada tanaman apabila ketersediaannya kurang. Beberapa hal yang harus diperhatikan agar pemupukan efisien dan tepat sasaran adalah meliputi penentuan jenis pupuk, dosis pupuk, metode pemupukan, waktu dan frekuensi pemupukan serta pengawasan mutu pupuk (BUDIDAYA KELAPA SAWIT, Pusat Penelitian Kelapa Sawit / Indonesian Oil Plam Research Institute –IOPRI, 2003).

Tanaman Padi yg tidak menggunakan pupuk Plant Activator (kiri) dgn PA (kanan)

Pemupukan adalah tindakan yang dilakukan untuk memberikan unsur hara kepada tanah yang dibutuhkan untuk pertumbuhan normal tanaman. Adapun unsur hara esensial untuk pertumbuhan tanaman terdiri dari ;
1. Unsur hara Makro
– Carbon (C)
– Hidrogen (H) Didapat dari Udara dan Air
– Oksigen (O)
– Nitrogen (N) Didapat dari Tanah dan Air
– Fosfor (F)
– Kalium (K)
– Kalsium (Ca) Didapat dari Tanah
– Magnesium (Mg)
– Sulfur (S)
2. Unsur hara Mikro
– Boron (B)
– Klor (Cl)
– Tembaga (Cu)
– Besi (Fe) Didapat dari Tanah
– Mangan (Mn)
– Molibdenum (Mo)
– Seng (Zn)
Adapun dasar pertimbangan dilakukannya pemupukan adalah :
Pertama :Ketersediaan hara tanah, hal ini dapat terjadi karena kandungan hara dalam tanah yang berasal dari bahan induk pada umnumnya memang rendah. Kedua :Kehilangan hara tanah melalui panen, erosi dan penguapan.
Pemupukan juga dipengaruhi oleh :
1. Sifat dan cirri tanah, kemasaman tanah (pH)
Pengaruh pH tanah terhadap Nitrogen
Perubahan Amonium (NH4+) menjadi Nitrat (NH3-) akan berlangsung sebagai proses oksidasi enzimatik yang dibantu oleh bakteri Nitrobacter dan Nitrosmonas hal ini disebut proses Nitrifikasi (proses perubahan ammonium menjadi nitrat oleh bakteri) berlangsung antara kisaran pH 5,5 – 10,0 dengan pH optimum 8,5 (Pupuk dan Pemupukan. Jurusan Ilmu Tanah. Fakultas Pertanian. Universitas Islam Sumatera Utara. Medan). Pada tanah yang masam atau pH tanah rendah, perubahan ammonium menjadi nitrat akan terhambat. Hal ini juga dipengaruhi oleh kandungan oksigen dalam tanah atau Aerasi tanah dan juga perbandingan kandungan Ca, P, Fe, Mn, serta unsur-unsur lainnya.
Penambatan N oleh liat
Pada tanah masam akan mempengaruhi ketersediaan N tanah. Hal ini terjadi karena adanya penambatan dari ion-ion ammonium antara kisi-kisi mineral yang sudah mengembang ataupun mengkerut.
Pengaruh pH tanah terhadap ketersediaan Fosfor & Kalium
Aktifitas ion P di dalam tanah berbanding lurus dengan pH tanah yang artinya bila pH naik sampai ketingkat tertentu maka P akan tersedia. Bila pH tanah rendah maka yang terjadi konsentrasi Al dan Fe meningkat yang akan bereaksi dengan fosfat membentuk garam Fe dan Al-P yang tidak larut. Kisaran pH untuk ketersediaan P yang terbaik adalah antara 6 – 7.
Pengaruh pH tanah terhadap unsur mikro
Ketersediaan unsur hara mikro dikaitkan dengan kegiatan mikro organisme tanah yang ikut mentransfer unsur tersebut ke tanah, misalnya organisme tanah membantu mempercepat proses oksidasi unsur Mn, Zn, Cu, Mo, dan Al.
2. Tekstur tanah
• Respon pemupukan N dan K lebih tinggi pada tanah ringan
• Respon pemupukan P lebih tinggi pada tanah berat
3. Iklim
• Air. Sebelum tanaman dapat mengabsorpsi hara, syaratnya adalah unsur hara tersebut harus terdapat pada zona perakoran (kondisi tanah yang lembab). Untuk keperluan transpirasi yang akan mengangkut Nitrat, Sulfat, Kalium, Magnesium ke akar dari daerah yang jauh dari jangkauan akar.
4. Temperatur
Temperatur yang terlalu rendah dapat menyebabkan tanaman tidak dapat menggunakan hara yang ditambahkan. Begitu pula jika temperatur terlalu tinggi, serapan hara semakin tinggi sampai batas yang dapat ditolerir tanaman.
5. Udara tanah
Secara langsung dapat mengatur kehidupan jasad renik tanah yang melakukan proses oksidasii enzimatik.
6. Pola pertanian
Tanaman semusim (Jagung, dll), Tanaman tahunan (Sawit, Karet, dll), Tanaman basah & kering (Padi), Tanaman intercropping (tanaman sela)
7. Pupuk yang digunakan
Jenis pupuk, Sifat & cirri-ciri pupuk, Dosis pupuk
KTK (Kapasitas Tukan Kation)
Adalah kapasitas tanah menyerap dan mempertukarkan ion. Ion dapat berupa kation dan besarannya disebut Kapasitas Tukan Kation (KTK).
KTK sangat penting berkenaan dengan kesuburan tanah, penyerapan unsur hara, ameliorasi tanah, dan mutu lingkungan.
Dengan daya serapnya, koloid tanah dapat menambat air hujan atau air irigasi dan kation tahan dari pelapukan mineral, mineralisasi bahan organik atau dari pupuk. KTK menjadi faktor pembentuk cadangan air dan hara basa dalam tanah yang dapat mengefisienkan penggunaan air dan hara basa oleh tumbuhan.
KTK tanah berbeda-beda tergantung pada;
– Kadar dan macam lempung dan kadar bahan organik; KTK makin besar
– Kadar bahan organik dan senyawa-senyawa organik penyusun bahan-bahan organik (tanah dan lingkungan).

Buah pare dengan pupuk Plant Activator

buah pisang dengan pupuk Plant Activator

Buah mangga dengan pupuk Plant Activator

Pupuk
Pupuk Dasar (Dolomit, Kieserite)
Pupuk Dasar berfungsi terhadap reaksi pH tanah (kesuburan tanah) yang sangat menentukan efisiensi pemupukan. Secara umum tanah-tanah di Indonesia bereaksi masam. Untuk itu, peran pupuk dasar sangat penting untuk perkembangan akar sehingga mempu menyerap hara dalam tanah.(IFDC, 1987. Fertilizer Manual. International Fertilizer Development Centre. United Nation Industrial Development Organization)
Reaksi tanah berdaya pengaruh langsung dan tak langsung terhadap perkembangan tanaman. Daya pengaruh langsung ialah pengendalian ketersediaan hara tumbuhan dan kegiatan jasad renik tanah.

Rudy Ramon Pohan, SE

081378687999

Buah Nenas dengan pupuk Plant Activator

Tags:

2 Responses to “Pemupukan”

  1. Plant Activator Says:

  2. Plant Activator Says:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: